dapur bersih

Tips Dapur Bersih Dengan Usir Kuman

Bunda ingin dapur bersih?

Namun tahukah Bunda dari keseluruhan ruangan dirumah, dapur adalah ruangan yang paling kotor dan paling rentan akan bibit penyakit.

Aktivitas masak memasak, perabot bekas makanan, area cuci piring, tempat sampah dan sebagainya merupakan tempat singgah yang difavoritkan oleh para bakteri.

Bakteri  di dapur merupakan tempat yang harus diwaspadai.

Menurut John Oxford, profesor ilmu virologi di University of London dan pemimpin di The hygiene Coucil, sebuah badan internasional  yang membandingkan standar ilmu kesehatan di seluruh dunia, spons dapur sejauh ini selalu menjadi yang paling  kotor.

Sebenarnya hampir semua alat dapur mengandung bakteri, maka agar dapur bersih menjaga kebersihan alat makan menjadi kuncinya.

 

Perhatikan Area Sarang Bakteri

Untuk Dapur Bersih

 

  • Pintu Kulkas

Setiap harinya hampir seluruh anggota keluarga menyentuh atau memegang pegangan pintu lemari es untuk membukanya. Baik dengan tangan bersih maupun tangan kotor.

Berdasarkan penelitian lain juga disebutkan bahwa segala macam pegangan/handle adalah spot paling berpeluang untuk kuman bersarang didalamnya. Bahkan kadar kumannya lebih dari toilet.

  • Lekukan Kabinet/ Rak Dapur

Kabinet dapur atau kitchen set umumnya memiliki lekukan atau bagian tepinya. Tanpa disadari lekukan ini sering luput dari perhatian karena kerap tak terlihat jelas oleh mata.

Padahal bagian inilah justru yang paling sering menjadi tempat menumpuknya debu, cipratan makanan yang tak disadari , noda-noda kotoran dan sebagainya.

Oleh karena itu untuk selalu disterilkan lebih sering dari biasanya.

  • Kompor

Sebagai alat untuk mengolah makanan, entah itu menggoreng, merebus, menghangatkan, mengukus, memasak air, memanggang dan sebagainya, kompor praktis menjadi alat yang paling sering digunakan dan tersentuh oleh berbagai macam bahan makanan.

Oleh karena itu, resiko untuk berkembang menjadi sarang kuman pun lebih besar mengingat noda-noda bekas makanan menempel di alat ini.

  • Spons Cuci Piring

Spons cuci piring mengandung kuman dan bakteri 150 kali lebih banyak dari gagang sikat gigi (NSF International, organisasi kesehatan independen).

Secara umum, bakteri yang ada pada spons tidak membuat sakit, tapi beberapa (seperti Salmonella dan E. Colli) dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius.

Untuk meminimalisasi spons jadi sarang kuman adalah bersihkan dengan cermat tiap kali selesai menggunakannya, jangan sampai tersisa bekas makanan yang menempel, kemudian upayakan untuk selalu menggantinya setiap dua minggu sekali.

Spons yang kotor juga dapat menyebabkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan di dapur.

  • Keran dan Wastafel

Tempat ini mudah dijadikan sarang kuman karena kondisinya yang selalu lembab, basah dan sering bersentuhan dengan tangan atau alat-alat masak yang kotor.

Belum lagi, lubang pembuangan air di wastafel merupakan salah satu sumber penyakit di di dapaur. Sisa-sisa makanan merupakan faktor timbulnya bakteri seperti E. Colli dan Salmonella sp.

Jagalah kebersihan wastafel, mulai dari keran, permukaan, hingga lubang pembuangan dengan cairan pemutih, ekstrak lemon atau baking soda.

 

Usir Bakteri Untuk Dapur Bersih

 

Melenyapkan seluruh bakteri di dapur hampir tidak mungkin, karena selain pertumbuhan bakteri begitu pesat, sumber bakteri baru selalu ada. Entah itu bahan makanan baru atau justru tangan kita yang membawa bakteru dari luar rumah. Yang terpenting adalah mencegah agar dapur tidak menjadi sarang bakteri, contohnya  dengan menjaga kebersihan alat masak dan alat makan.

1.Talenan

Ada 1.000 bakteri per inchi talenan, 200 kali lebih banyak dibandingkan permukaan dudukan toilet.

Cara membersihkan:

  • Cuci talenan dengan sabun segera setelah digunakan dan angin – anginkan agar kering
  • Pisahkan talenan daging dengan talenan untuk sayur dan buah.

2.Sink

Terdapat 6.000 bakteri per inchi didalam Sink atau bak cuci.

Cara membersihkan:

  • Setiap malam, semprot permukaan bak cuci dengan desinfektan atau cuci dengan campuran larutan pemutih.
  • Tuang cuka dan baking sida ke lubang pembuangan bak cuci untuk melancarkan sumbatan.
  • Sikat noda di sekitar lubang pembuangan dengan sikat gigi bekas.

3.Lap  Dapur

Lap  dapur mengandung bakteri 10 juta bakteri per inchi, 200.000 kali lebih banyak dibandingkan dudukan toilet dan 10 juta bakteri per inchi persegi termasuk Pseudomonas sp. dan E. Colli.

Cara membersihkannya:

  • Ganti lap dapur minimal seminggu sekali
  • Cuci lap dapur di mesin cuci dan keringkan dengan suhu panas tinggi.
  • Jangan gunakan lap dapur untuk mengelap alat masak dan alat-alat makan.

4.Spons Cuci

Terdapat 10 juta bakteri per inchi Spons cuci.

Cara membersihkan:

  • Letakkan spons ditempat kering, gantung atau gunakan wadah dengan lubang-lubang dibagian bawahnya.
  • Sering-seringlah mengganti spons, terutama jika sudah mulai berbau tidak enak

 

 

Dikutip dari Majalah RUMAH Panduan Lengkap Penghuni Cerdas EDISI 362 – XV, hal. 26-27

Oleh:  Admin Yayasan Buah Hati Permataku (27 Februari 2017)

No Comments

Enroll Your Words

To Top